Menutup Aurat Sesuai Syariah Islam (Akhwat)
Assalamu'alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh
Wahai, saudariku,
menutup aurat hukumnya wajib dalam islam, baik untuk laki-laki maupun
perempuan. Namun, kali ini saya hanya akan membahas cara menutup aurat yang
benar bagi perempuan (akhwat) karena di luar sana masih banyak wanita yang
sudah menutup aurat tetapi belum sesuai dengan syariah islam. Allah telah
berfirman dalam Quran Surah Al-Ahzab/33:59:
Wahai Nabi, katakanlah kepada
isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, "Hendaklah
mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka !” Yang demikian itu
supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan
Allâh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Al-Ahzab/33:59]
Ayat tersebut
merupakan salah satu ayat yang menjelaskan tentang perintah menutup aurat.
Lalu, bagaimana sih, cara menutup aurat yang benar bagi wanita menurut syariah
islam?
1. Pakaian harus menutupi
seluruh anggota tubuh kecuali muka dan telapak tangan
Hal ini dikarenakan
seluruh bagian tubuh wanita merupakan aurat, kecuali muka dan telapak tangan.
Maka dari itu, apabila kita bepergian keluar rumah kita harus menggunakan kaos
kaki, karena telapak kaki merupakan aurat juga. Hal ini dijelaskan oleh
Rasulullah saw. dalam sabdanya sebagai berikut.
Asma’ binti
Abu Bakar pernah menemui Rasulullah saw. dengan memakai pakaian yang
tipis. Maka Rasulullah saw. pun berpaling darinya dan bersabda, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu
jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini
dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. (HR.
Abu Daud 4140, dalam Al Irwa [6/203] )
2. Pakaian harus longgar, tebal
sehingga tidak terawang dan menutupi lekuk tubuh.
Apabila ada seseorang
telah menggunakan pakaian, tetapi tidak bisa memenuhi kriteria menutup aurat,
pada hakikatnya ia sama saja tidak berpakaian. Hal tersebut dijelaskan dalam
hadis berikut.
“Ada dua golongan dari penduduk neraka
yang belum pernah aku lihat, yaitu : (1) kaum yang memiliki cambuk, seperti
ekor sapi, yang dipergunakannya untuk memukul manusia; (2) wanita-wanita
berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta
yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium
baunya, walaupun baunya dapat tercium dari jarak begini dan
begini.” (HR.Muslim: 3971)
3. Pakaian tidak menyerupai
model pakaian lawan jenis
Pakaian wanita tidak
bole menyerupai pakaian laki-laki. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis dari
Ibnu Abbas r.a
Sesungguhnya Nabi Muhammad melaknat laki-laki yang
menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki. (H.R Ibnu Majah:
1894)
4. Tidak memakai pakaian syuhroh
Pakaian yang syuhroh adalah pakaian yang terlalu menarik perhatian banyak
orang, baik itu terlalu mewah atau terlalu tidak layak pakai ataupun pakaian
yang tidak menyesuaikan dengan waktu dan tempat.
Dari Abdullah bin Umar,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh
di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari
kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu
Majah)
5. Menggunakan khimar yang menutup dada
Khimar/kerudung yang digunakan
harus menutup dada sehingga tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Hal ini sesuai
dengan Q.S An-Nur/24:31
"...dan hendaklah mereka menutupkan
kain kerudung ke dadanya ..." Q.S An-Nur/24:31
6. Pakaian tidak menyerupai kaum
non islam.
Pakaian yang digunakan
tidak boleh menyerupai kaum non islam seperti salib, dan lain-lain. Hal ini
dijelaskan dalam ayat berikut.
Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka
ia termasuk bagian dari mereka. (H.R Abu Daud dan Ahmad)
Hal-hal diatas merupakan
ketentuan berpakaian menurut syariah islam. Maka dari itu, harus kita terapkan
dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai kita membenarkan yang biasa kita
jumpai/lakukan, tetapi kita harus membiasakan yang benar dan sesuai
syariah.
Apabila terdapat kekurangan
dalam pembahasan kali ini, saya mohon maaf. Semoga apa yang saya tulis disini
dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi
Wabarakatuh. :)
x
Comments
Post a Comment